Pengguna internet, terutama para pemilik website, tentunya sudah tidak asing lagi dengan istilah 'program afiliasi'. Apabila Anda masih bingung, silahkan baca terlebih dahulu artikel yang membahas tentang program afiliasi di internet ini (klik disini).
Menjalankan program afiliasi bisa dikatakan gampang-gampang susah. Gampang daftarnya, tapi susah mendapatkan keuntungan dari menjalankan program afiliasi. Berikut ini adalah beberapa tips mengenai cara menjalankan program afiliasi secara efektif:
Pertama, Miliki website sendiri. Anda memerlukan tempat untuk mempromosikan link dari program afiliasi, dan tempat yang tepat itu adalah halaman website. Memang dalam menjalankan program afiliasi tidak ada keharusan untuk memiliki website sendiri, tetapi akan lebih mudah bagi Anda menempatkan link program afiliasi di website sendiri daripada harus ber'capek-capek' memasang link ke ratusan website iklan baris, misalnya. Silahkan baca artikel-artikel mengenai cara membangun website di link ini (klik disini) atau download dan baca panduan membuat website Joomla yang bisa Anda peroleh di www.EbookJoomla.com.
Kedua, Pilih program afiliasi yang sesuai dengan website Anda. Carilah program afiliasi yang sesuai dengan website Anda. Cara ini merupakan hal yang wajar dan efektif, karena umumnya para pengunjung website akan tertarik untuk membaca tema-tema yang sejenis dengan tema di website yang sedang dikunjunginya. Akan sangat tidak efektif apabila Anda memilih program afiliasi tentang diet, sedangkan website Anda berisikan informasi tentang perawatan kucing (misalnya).
Ketiga, Perhatikan penulisan link program afiliasi. Segera setelah pendaftaran Anda di salah satu website penyedia layanan program afiliasi diterima, segeralah login ke member area dan catat link program afiliasi milik Anda, lalu masukkan ke website Anda. Link program afiliasi tersebut merupakan identitas afiliasi milik Anda yang berbeda dengan member lainnya. Anda akan mendapatkan komisi setiap kali ada pelanggan yang melakukan transaksi melalui link program afiliasi milik Anda. Jadi, jangan sampai salah menuliskannya karena bisa berakibat fatal, komisi Anda bisa tercatat sebagai komisi orang lain.
Keempat, Perhatikan apakah program afiliasi menggunakan system cookie. Seringkali terjadi calon pelanggan tidak langsung melakukan transaksi pada saat pertama kali berkunjung. Setelah beberapa waktu mungkin saja mereka akan berkunjung kembali dan kemudian melakukan transaksi. Disinilah system cookie akan berperan penting. Program afiliasi yang menggunakan system cookie akan mencatat informasi identitas Anda di komputer calon pelanggan ketika calon pelanggan meng-klik link program afiliasi milik Anda. Sehingga ketika calon pelanggan tersebut berkunjung kembali ke website tujuan, (walaupun tanpa melalui link afiliasi Anda) komisi penjualan akan tetap menjadi milik Anda.
Kelima, Lakukan evaluasi konversi rasio penjualan. Rasio konversi penjualan mengacu kepada persentase orang-orang yang membeli produk afiliasi terhadap banyaknya pengunjung yang meng-klik link afiliasi Anda. Misalkan, dari 100 orang yang berkunjung ke website afiliasi setelah meng-klik link afiliasi milik Anda, 5 orang diantaranya melakukan transaksi pembelian, maka Rasio konversi penjualan adalah sebesar 5%. Dengan melakukan evaluasi konversi rasio ini, Anda akan mengetahui program afiliasi apa yang paling banyak dicari oleh pengunjung website milik Anda, atau di halaman mana saja program afiliasi yang Anda pasang banyak dikunjungi calon pembeli.
-semoga bermanfaat-
Comments
RSS feed for comments to this post