Sebuah hasil survei menunjukkan bahwa OpenOffice ternyata lima kali lebih populer di kalangan pengguna internet berusia di atas 18 tahun di Amerika Serikat, dibandingkan dengan Google Docs. Survei yang dilakukan oleh ClickStream Technologies selama bulan Mei sampai dengan November tahun 2008, dengan jumlah sampel sebanyak 2.400 pengguna PC juga menemukan bahwa OpenOffice lebih banyak digunakan (8,7 hari Vs 1,5 hari) dan lebih lama digunakan (9,3 menit Vs 3,4 menit) dibandingkan dengan Google Docs.
Meskipun demikian, keduanya masih jauh di bawah Microsoft yang penggunanya (di Amerika Serikat) lebih dominan hingga mencapai angka 51%. Hal ini cukup membanggakan Microsoft Corp. CEO Steve Ballmer sekaligus waspada karena munculnya pesaing baru dengan mengatakan,"We have better competition today than Google Docs and Spreadsheets. We get more competition from OpenOffice and StarOffice, frankly."
Populernya OpenOffice dibandingkan Google Docs, bisa dilihat dari sisi loyalitas penggunanya masing-masing. ClickStream menemukan bahwa sebesar 74% pengguna OpenOffice sama sekali tidak pernah beralih ke aplikasi lain, sebaliknya 64% pengguna Google Docs ternyata juga menggunakan Microsoft Word paling sedikit sekali. Hal ini mengindikasikan bahwa permasalahan utama Google Docs adalah karena kebanyakan penggunanya belum bisa menganggap Gogle Docs sebagai produk stand alone (Google Docs & Spreadsheet adalah aplikasi Online).
Meskipun Google Docs telah dipuji sebagai pesaing potensial terhadap Microsoft Office, hasil penelitian di atas ternyata menunjukkan bahwa OpenOffice pada saat ini lebih berpotensi untuk mengambil posisi sebagai pesaing utama tersebut. (computerworld).
Read more...